SUMBERHARJO – Alunan gamelan dan tembang Jawa terdengar di sekretariat Kelompok Pelestari Budaya Sumber Budaya Padukuhan Klero. Minggu 28 Juni 2026 bertempat di halaman sekretariat, RT 3 Padukuhan Klero dilangsungkan upacara adat jamasan pusaka. Sedangkan pusaka yang dibersihkan bernama tombak Kyai Antup.
Acara diawali dengan iring – iringan Bregada dilanjutkan paraga pembawa pusaka. Dengan menggunakan pakaian Jawa peranakan gagrak Ngayogyakarta, para petugas memasuki kamar pusaka untuk dibawa dan dibersihkan. Rangkaian acara bertambah berwibawa dengan taburan bunga diatas karpet serta alunan gending Jawa. Jamasan dilakukan pertama oleh Dukuh Klero Sri Widodo dilanjutkan petugas.
Nampak hadir tamu kehormatan antara lain ketua DPRD DIY Nuryadi, anggota DPRD DIY Sukapdi, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman Ishadi Jazid dan anggota DPRD Kabupaten Sleman Tri Mulia Wijayanti, S.ST Selain itu hadir pula Panewu Anom Prambanan H. Sigit Yasien, Danramil Kapten Inf. Gunarto dan Lurah Sumberharjo Kurniawan Widiyanto, S.E serta Bhabinkamtibmas Babinsa. Puluhan orang tamu undangan dari komunitas juga tampak hadir bersama tokoh masyarakat Padukuhan Klero.
Ishadi Jazid dalam sambutannya menyampaikan makna penting dari kegiatan ini bukan semata pembersihan benda pusaka tetapi lebih dari itu, pembersihan diri baik lahir terutama batin sangat dibutuhkan. Ishadi Jazid juga mengapresiasi kegiatan dalam rangka pelestarian budaya Jawa. Sementara Kurniawan Widiyanto, S.E mengatakan Pemerintah Kalurahan Sumberharjo bersama dengan kelompok kebudayaan yang ada terus berikhtiar melestarikan budaya diantaranya ketoprak, Jathilan, tarian dan lain sebagainya. Setelah acara selesai dilanjutkan dengan ramah tamah.