Artefak buku Serat Kekidungan, yang sepertinya telah disalin ulang di tahun 1943 silam, dengan tulisan tangan beraksara jawa, oleh (alm) Mbah Demito Semito. Pada artefak buku yang lama, ditulis tangan beraksara jawa juga, pada kertas dluwang. Kondisinya sudah merapuh, dan belum diketahui itu dibikin pada tahun berapa, diduga jauh lebih lampau dari versi salinan ini.
Pada halaman awal dari buku ini, tampak ada suatu image yang sangat menarik, disitu berjudul “Djagat Goemelar“, berbentuk beberapa lingkaran besar kecil yang bertumpuk, dengan banyak kode kata dan angka di dalamnya.