Patok ini berbentuk kubus/persegi yang terletak di atas bukit. Memiliki plakat berbahan marmer menghadap atas. Terdapat tulisan yang sudah aus, terbaca T.719.

Patok triangulasi berfungsi untuk membantu kartografer menentukan titik koordinat agar memiliki keakuratan yang tinggi dalam pembuatan peta. Patok triangulasi di wilayah Sleman pada umumnya dibangun untuk pembuatan peta Belanda pada tahun 1920-1936. Pemetaan yang dilakukan oleh Belanda memiliki tujuan untuk menciptakan peta yang sistematis, meningkatkan kontrol administratif dan militer serta pemetaan sumber daya alam. Patok T.719 merupakan bagian dari patok triangulasi yang dibangun oleh Belanda dan dapat ditemukan pada arsip peta Belanda berjudul ‘Prambanan’ opgenomen door den Topografischen Dienst in 1923-1925.